Selasa, 28 Desember 2010

a sudden sign in freeze night

kenapa yah saya selalu suka gambar ini? gambar yang (sebenarnya) diambil dengan tidak sengaja di satu malam yang sangat dingin, malam yang sangat larut, dan malam yang akan menjadi kenangan untuk kita semua.
Mungkin suatu saat nanti, orang-orang yang ada pada malam itu akan merindukan kebersamaan yang sudah kita jalin dengan sedemikian rupa. Semoga malam itu bisa menjadi milik kita lagi. Terkadang, persahabatan bisa mengalahkan waktu dan ketidakmungkinan.

♥dinadinc

Selasa, 21 Desember 2010

Happy Birthday, Ipo :)

Introduce him. His name is Hanso Ipo, but just call him Ipo. He's our leader in Taekwondo Telkom Polytechnic.
Another birthday time for him. We just made some sillies scenario for his surprise birthday. We said that we had a meeting about some privacy things of our team. In fact, we just wanna fool on him. haha poor him!
we pelted him with eggs, flour, soy, and another disgusted things. Never mind.

Happy great birthday, dear Ipo.
More wise, more mature, more lovable.
God Bless You

♥dinadinc

Kamis, 16 Desember 2010

Ode to My Family

understand what I've become
it wasn't my design
and people everywhere think
something better than I am
but i miss you. I miss
'cause I liked it, I liked it
when I was out there
do you know this? do you know?
you didn't find me, you did not find
does anyone care?
(The Cranberries - Ode to My Family)


grew from a family which has its own (read: personal )busy things made me become a strong and independent girl. Yeah I'm twenty so that I'm a girl not yet a women. Many things that I really want from a family. Let me begin this story...

This is my story...
My name is Dina and I have a beautiful sibling name Wika. When we were kids, honestly, we loved to fight. The fight was start from a small things to things that are unexpected. Now I think that was our silly things because we were still children. We live with our beloved parents. We often did holiday together. We often watched tv together. We often made happy things together. I am the youngest girl in family. I always hugged and kissed with love by them. I feel protected. I feel so warm.

Was gathered with my family in fact is not as long as I had imagined. I thought we were still being together. I thought we could always do holiday together. I thought when I came home from school, I will met them. It wasn't easy as me (or you) think. My father suddenly should moved to other city. Therefor I should separate with him. It wasn't easy. A years later my mother was also moved with my father. It was a hard decision for sure. Firstly, I was glad to feel free was not monitored by my parents. But it only just happened for a moment. My sister also had to move due to resume her college. I feel lonely. I feel so cold. Warmth that I feel has been lost. I lived my own days with my own self. I went alone to school. Drive a ride with no one care of me. I should find kindda food by my own self. I managed my personal finances and also household's by own self. I went to Carrefour alone to buy household needs that have been discharged. My age when it was only sixteen years old.

It lasted until I finally decided to pursue continue studies in Bandung. I live alone too in here, Bandung. Even I have a bestie, It doesn't mean I live count on him. No! I do almost anything by myself. Sometimes, people envy with me. They think I can count on him. They think my life is easier than them. In fact, they don't know my background life. I like bear the burden and no one knows. This is my first time I devote my family life on this blog. This happen because I miss my family. Even sometimes I envy to those who still can easily meet their family. My father and mother busy to work. They are workaholic. So did my sis witn her own business. I miss hugged and kissed by my family.

Ode to My Family's song representated my heart now. I should understand their own business. Does anyone care of me? I don't wanna give a damn. I love them. I hope my mother always hold me here even she miles away. So did my father. And for my sister, I hope she has always been a benchmark for my self. I am young and I still need them.

Lucky to be you if you can be easily meet your family even just call on them. But, I love my life and I will prove my promise to make my family proud of me.



♥dinadinc

Selasa, 14 Desember 2010

night about IAA 2010

Menjelang malam saya memutuskan untuk (akhirnya) datang ke acara tahunan itu. Namanya IAA (IT Telkom Against Aids). Tahun lalu juga saya datang dengan gerombolan HMMI dan sahabat-yang- menjadi-teman. Sebenarnya saya tidak terlalu tertarik untuk datang karena saya sudah punya kewajiban untuk melatih teman-teman Taekwondo saya. Tapi, (lagi-lagi) banyak sekali teman dekat saya yang menjadi panitia acara tersebut. Ini adalah bukti support saya untuk mereka yang rela membagi waktu hanya untuk mensukseskan acara ini. Yaaa saya sayang mereka semua.

Hey, saya bertemu dengan teman lama saya. Banyak yang kita bicarakan bahkan tertawakan. Mulai dari bercerita tentang kocaknya tahun lalu kita di Teras Kota sampai tahun baru kita di Bali. Menyenangkan yah kembali mengulang masa-masa yang sudah lewat. Banyak pelajaran yang kita bagi satu sama lain. Banyak pujian yang kita lontarkan satu sama lain. Intinya, kami kangen satu sama lain hehe.

Adithia Sofyan. Satu-satunya penampilan yang saya tunggu-tunggu. Dengan semua lirik dan nada yang serba galau, saya terhanyut olehnya. Ikut bernyanyi sambil sesekali menggigil. Ikut bergoyang ke kanan dan ke kiri sambil (lagi-lagi) menggigil. Aaahh Adhitia Sofyan.

Menjelang usai, seorang teman menarik saya ke backstage. Demi Tuhan pada awalnya saya tidak tahu tujuan kami adalah backstage. Saya hanya ikut saja dan menjadi fotografer dadakan bagi mereka yang berfoto dengan Adhitia Sofyan. Saya sama sekali tidak berfoto dengan dia. For sure. Tiba-tiba sahabat saya datang dan menarik tangan saya dan meluncurlah kata-kata dengan nada kerasnya. Ternyata malam itu hanya sampai disitu saja bagi saya. Akhirnya penyesalan yang tersisa dari datangnya saya ke acara tersebut.


Homogenic performance and M.C (fyi: M.C nya mirip sekali dengan saya. Sigh)




♥dinadinc

Hug and Kiss

ketika saya mendapat kabar itu, saya hanya terdiam lalu secara spontan butir-butir air mata jatuh menghangati pipi ini. kabar ini adalah kabar terburuk yang pernah saya dengar. kabar yang sudah lama saya takutkan terjadi dalam kehidupan saya.

***

Papa merupakan sosok panutan dalam keluarga saya. Papa banyak memberi contoh dalam mengambil sebuah kebijaksanaan. Papa sangat matang dengan hati yang sangat lembut. Papa selalu mengajarkan arti kehidupan kepada saya. Hangat sekali berada di pelukan Papa. Papa menjadi tameng bagi kami. Papa lebih kuat daripada tembok yang menjadi pondasi rumah kami. Papa begitu istimewa. Papa menjadi dan akan selalu menjadi pahlawan bagi kami. Papa selalu menjadi penopang hidup dan napas kami.

***

Sore itu musibah menimpa Papa. Hanya doa yang bisa aku berikan karena Mama tidak mengijinkan aku untuk pergi dan memeluk Papa. Bukan karena apa-apa, tetapi karena UTS masih membayangi diriku pada saat itu. Mama berpikir agar aku tetap fokus untuk menjalani UTS, tetapi saya hanya anak kecil biasa yang masih ingin terus dipeluk oleh hangatnya pelukan kasih Papa. Akhirnya, tangisanku memecah hingar-bingar malam takbiran pada saat itu. Aku hanya bersembunyi di bawah selimut sembari memeluk boneka yang aku berharap itu adalah Papa. Doa dan doa terus meluncur dari mulut ini. Mama... tolong jaga Papa. Kami tau Mama tau yang terbaik untuk Papa. Setidaknya begitulah kata-kata yang dikatakan Kakakku untuk menenangkan aku.

***

Papa sudah kembali ke rutinitasnya. Papa sudah bisa bolak-balik Jakarta-Semarang lagi. Bahkan Papa sudah bisa ke Bandung untuk menjenguk saya ketika sakit. Papa sudah bisa tertawa. Papa sudah bisa memelukku. Aku selalu ingin menjadi gadis kecil Papa. Aku tidak ingin ada yang berubah. Bermanja-manja dipelukkan Papa menciptakan kehangatan tersendiri. Panutan dan pahlawan keluarga itu akan selalu di hatiku. Peluk dan ciumku untuk Papa. Doaku untuk keluarga ini.


♥dinadinc

Kamis, 09 Desember 2010

Dan lisan ini terdiam

Ketika engkau datang, aku tau bahwa cinta itu datang bersamamu

Beribu mimpi dan khayal telah kulabuhkan untukmu

Berpuluh siang dan malam yang telah aku lewatkan bersamamu

Tak terhitung napas dan degup jantung yang telah aku berikan padamu

Pamrih pun tak dapat aku lisankan

Aku hanya ingin kamu. Titik. Dan tidak lebih dari itu.

***

Merubah kehidupanmu menjadi seseorang yang kuingikan akan menjadi hal teregois yang aku lakukan padamu

Aku tidak akan mengharapkan sesuatu yang tidak akan engkau inginkan

Menjadi seseorang yang aku butuhkan barulah merupakan maknamu atas diriku

Sekali lagi tidak dapat terucap apa yang ingin kuungkapkan dari mulut ini

Semua hanya ada potongan gambar dirimu yang seakan menjadi puzzle di dalam hatiku


Kepadamu cinta itu akan kuawalkan dan juga kuakhirkan

♥dinadinc

Jumat, 03 Desember 2010

Live in New York (if I could)


if i could live in New York
if only i could live in New York
(The S.I.G.I.T - Live In New York)


dengan saya menyanyikan lagu itu bukan berarti saya tidak nasionalis
nasionalis bukan harus selalu harus mengenakan identitas nasional
(walaupun itu memang salah satu cara menasionalisasikan diri)
mungkin saya punya cara sendiri untuk lebih mengenalkan "nasional" ini kepada "internasional"

why should New York?

karena saya merasa bagian dari negara adidaya itu memiliki banyak keunikan
masyarakat yang tidak malu berjalan kaki karena tau kota metropolitan itu selalu macet
masyarakat yang biarpun berjalan kaki tetap percaya diri dengan penampilannya
penampilan yang menjadi salah satu tolak ukur fashion di dunia
masyarakat yang penuh dengan kebegaragaman
masyarakat yang selalu menjadi sorotan penjuru dunia

why should New York?

karena New York menyediakan berbagai kesempatan
tentunya untuk mereka yang jeli akan kesempatan yang ada
karena New York, saya tau, penuh dosa tetapi bagaikan surga
kota dimana kita dapat melakukan apa saja
kota dimana terdapat berbagai macam cara untuk mengembangkan diri
kota dimana perasaan baru itu akan muncul dan mengudara
dan terakhir menurut saya
kota dimana inspirasi di dalam pikiran saya dapat tertuangkan

someday, i'll knit my dream there,
New York.

♥dinadinc

Selasa, 30 November 2010

SUPERB FROM MY CHAMPIONSHIP


THEY ARE MY SUPERB SUPPORTERS EVER!!!


♥dinadinc

Senin, 29 November 2010

welcome world!


*dan foto ini untuk kembali membangkitkan semangat saya*

saya tau dan sadar apa yang saya mau
saya paham dan mengerti apa yang saya inginkan
tetapi terkadang saya tertunduk dan malu untuk mengakui apa yang saya kehendaki
semua itu muncul karena ketidakmampuan untuk membuat diri sendiri ini berdiri

bertahun-tahun saya seperti berdiri di belakang layar hitam
mengintip-intip melihat keluar layar
memahami ilmu yang saya intip
tetapi tidak pernah saya implementasikan

akhirnya saya patut mengucapkan beribu terimakasih
untuk sosok ini
yang dengan kata-katanya tanpa dia sadari
berhasil membuat mata saya terbuka, bibir saya tersenyum
dan layar hitam itu akhirnya menjutai lebar
tanpa perlu saya mengintip-intip keluar lagi

dan terima kasih ini saya tujukkan untuk seorang kakak yang baik hati
terima kasih, Ka Icang :)

14 November 2010, Ciwidey, Indonesia


Minggu, 31 Oktober 2010

Menulis bagaikan melukis di atas kanvas

Hobi saya menulis dimulai dari semenjak duduk di kelas 2 SD, tepatnya saat saya berumur 7 tahun. Pada saat itu saya hobi sekali menulis cerpen (baca: cerita pendek) dan cerpen-cerpen tersebut saya tulis di dalam sebuah buku tulis Sidu dengan cover tokoh-tokoh Disney yang memang pada saat umur segitu saya mengoleksi semua barang-barang berbau Disney. Hahaha bukankah memang seperti itu yah jamannya kita masih kecil? Terutama para angkatan '97 hahaha.

Dulu, saya lebih memilih terus menulis daripada mendengarkan guru di depan kelas nerangin pelajaran. Untungnya hobi menulis saya sama sekali tidak mengganggu nilai akademik saya dan saya masih tetap bisa menjadi peringkat pertama. Akhirnya, pada saat pembagian raport wali kelas saya melaporkan kegiatan "terlarang" saya di dalam kelas kepada ibu saya. Kenapa "terlarang"? Padahal menulis itu kegiatan positif. Semua itu karena saya korupsi waktu di dalam kelas. Seharusnya saya fokus dan konsentrasi terhadap pelajaran yang sedang diterangkan, tetapi saya malah asik dengan dunia imajinasi saya yang saya tuangkan dalam kertas demi kertas lembaran Sidu itu. Ibu saya terlihat khawatir kalau-kalau hobi saya itu pada akhirnya membuat nilai akademik saya turun, padahal saya udah ngejelasin panjang lebar kalau selama ini nilai saya baik-baik saja dan saya tetap menangkap materi yang dijelaskan. Yaaah namanya juga masih kecil (baca: dibawah umur), mana didengarkan pendapat yang seperti itu. Akhirnya, buku Sidu yang berisi cerpen-cerpen saya itu diambil oleh ibu saya dan saya hanya diijinkan menulis di buku itu pada saat pulang sekolah, tapi dengan catatan PR (baca: pekerjaan rumah) saya telah selesai.

Ya sudah mau dikata apa. Saya menurut saja. Tetapi, saya tidak habis akal untuk terus menyalurkan hobi saya. Saya masih senang mencorat-coret halaman belakang buku pelajaran saya dengan karangan-karangan cerita yang fiktif. Pelajaran favorit saya dulu adalah Bahasa Indonesia, karena di dalam kelas itu saya bisa mengekspresikan kata-kata ke dalam lembaran tugas Mengarang. Dulu, kalau disuruh mengarang, pasti tulisan karangan saya lebih panjang daripada siswa lainnya. Semuanya seperti brainstorming saja, mengalir apa adanya. Sungguh menyenangkan bisa menyalurkan semua yang ada di pikiran saya dalam lukisan kata-kata.

Kenapa saya suka menulis? Untuk siapa saya menulis? Dan apa tujuan saya menulis? Pertama, saya suka menulis karena menurut saya menulis sama halnya seperti pelukis yang sedang melukis lukisan indah di atas kanvas. Daya imajinatif berbaur dengan psikologi si empunya lukisan yang berjalan seiring dengan gerakan tangan sehingga menghasilkan sesuatu yang dapat dinikmati baik untuk diri kita sendiri atau pun orang lain. Kedua, seperti kalimat sebelumnya, tulisan saya didedikasikan pertama kali untuk saya sendiri. Melalui tulisan-tulisan itu saya bisa belajar untuk introspeksi diri. Belajar lebih baik lagi kata demi katanya, belajar untuk bisa menjabarkan perasaan hati yang terkadang sulit untuk saya ungkapkan secara lisan. Kalau pun ada yang membaca tulisan saya, saya sangat berharap mendapat sebuah respon atau tanggapan baik positif maupun negatif. Penghargaan tertinggi untuk seorang amatir seperti saya adalah melihat seseorang membaca tulisan saya dengan seksama dan terlihat bahwa seseorang itu seperti masuk ke dalam alur cerita imajinatif saya. Sungguh menyenangkan. Ketiga, tujuan saya menulis hanyalah menumpahkan semua yang ada di pikiran saya dengan sedikit improvisasi realistis sehingga tulisan yang saya buat memiliki emosi yang dapat menggambarkan kalimat demi kalimat yang tertuliskan. Selama ini saya belum pernah mengirimkan tulisan-tulisan saya ke penerbit manapun karena percaya diri saya untuk hal ini sangat kecil. Hehe. Saya cukup puas dengan menulis untuk diri sendiri atau bertukar pikiran di dalam blog ini.

Menulis membutuhkan kejujuran. Disinilah tantangannya. Bagi saya ini menyenangkan. Oh iya, untuk blog ini saya juga menambahkan banyak foto-foto berisi momen-momen yang saya alami. Sebenarnya saya sangat senang dengan dunia fotografi. Tapi, apa daya. Saya tidak memiliki kemampuan lebih untuk merealisasikan ketertarikan saya untuk dunia itu. Bagi saya, mendalami sesuatu itu jangan setengah-setengah. Kalau setengah-setengah sama saja seperti saya membuang-buang waktu terlebih uang.

Saya menulis dimana saja dan kapan saja saya memiliki ide. Seperti saat ini. Saya menulis di telepon genggam saya. Bagi saya, apapun fasilitas yang menjembatani saya dengan menulis tidak menjadi masalah.

Dan untuk kalian yang hobi menulis, salam kenal dari saya :)


♥ dinadinc
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kamis, 28 Oktober 2010

make a wish, bestie :)

HAPPY SWEET TWENTY, BESTIE.



weeks were quite hectic before so i didn't write. many things i wanna tell about his birthday. i didn't give any costly gift, but i gave him a precious gift. why? because to make it requires a process that isn't easy at all. it takes a looooong time. i make it since June. i was helped by many good friends and work together. you guys are rocksss!!
i wanna say big thanks to friends who also participated in the seconds at 12 p.m





welcome to twenty dear bestie
more mature more love
smarter
more pious
you!

♥dinadinc

SUMPAH PEMUDA, SUMPAH SAYA UNTUK INDONESIA

mungkin pengabdian saya sekarang belum ada apa-apanya untuk Indonesia, terlebih apabila dianalogikan dengan perjuangan pemuda tepat 28 tahun yang lalu. Pemuda-pemudi tersebut dengan lantang menggemuruhkan eksistensi Indonesia. Penghayatan mereka atas lagu Indonesia Raya yang memang pertama kali diperdengarkan pada saat itu sangat pantas ditiru oleh generasi muda jaman sekarang, terlebih pada saat itu pulalah Sumpah Pemuda akhirnya berhasil dirumuskan. Seperti apakah gelora semangat para pemuda itu? Apakah saya pernah merasakan gelora semangat yang meluap-luap seperti mereka? Padahal diumur saya sekarang ini, saya pantas disebut Pemudi.

Prolog tersebut saya tulis untuk menganalogikan pemuda jaman sekarang dengan pemuda pada jaman penjajahan tersebut. Apa yang menjadi perbedaan signifikan? Tentu saja semangatnya! Sudah sangat sering saya mendengar dari pelajaran sejarah mengenai semangat pemuda-pemudi dalam meraih kemerdekaan atau hanya ingin menyebarluaskan eksistensi Indonesia. Semangat yang seharusnya saya miliki untuk terus mengumandangkan eksistensi itu di mata dunia. Semangat sumpah pemuda lahir dari kesadaran akan keanekaragaman dan keyakinan dari kekuatan harmoni yang menjadikan Indonesia menjadi ber-Bhineka Tunggal Ika. Saya sadar kalau pemuda selalu menjadi lokomotif sejarah. Dan dari kalimat itulah saya juga sadar akan peran saya sebagai pemuda demi mengabdi pada bangsa.

Menurut saya, kesadaran untuk maju di era modern dan globalisasi ini ditentukan oleh seberapa besar kehendak dan respons para pemuda terhadap dinamika jaman. Semangat Sumpah Pemuda menunjukkan peran pemuda Indonesia sebagai motor penggerak dan agent of change dalam mengembangkan negara ini. Dan saya sebagai mahasiswa yang berumur produktif, akan semaksimal mungkin mengimplementasikan pendapat saya tersebut.

Dari 28 Oktober 1928 untuk 28 Oktober 2010.
Hidup Pemuda Pemudi!
Hidup Indonesia!

♥dinadinc


Selasa, 19 Oktober 2010

see i'm all about them words
over numbers, unencumbered numbered words
hundred of pages, pages, pages of words
more words then i had ever heard and i feel so alive
(Jason Mraz - You and I Both)




pagi hari diawali oleh kesibukan yang menyehatkan. sahabat saya bermain softball dan saya memulai aktivitas dengan beladiri pilihan saya, taekwondo. entah kenapa cuaca di minggu pagi itu sangat menyenangkan. tidak begitu panas dan tidak terlihat adanya rintik hujan. aktivitas olahraga pagi hari kami lanjutkan dengan mencoba waterpark baru di daerah Siliwangi, Bandung. Menyenangkan. Sangat menyenangkan!! Betapa indahnya melihat satu keluarga bermain bersama. Seorang ayah yang dengan senyum bijaknya menemani anaknya bermain pasir seperti di tepi pantai dan seorang ibu yang setia menyuapkan makanan dengan penuh kasih sayang.
Pemandangan yang tepat untuk merefleksikan keletihan dalam seminggu penuh. Waktu yang sangat berkualitas untuk saya dan sahabat saya. Suasana yang sangat tepat untuk bertukar pikiran dan (lagi) merefleksikan keletihan yang kita alami dalam seminggu penuh. Kegembiraan terpancar dari wajah kami. Terlebih ketika saya melihat pancaran senyumnya, senyum sahabat saya. Seketika itu pula saya merasa mendapatkan energi baru untuk menjalani hari-hari berikutnya.
Saya rasa kami memang harus memiliki hari sebahagia itu lagi. Paling tidak bahagia menurut sudut pandang saya. Karena saya bahagia melihat senyum itu mengembang. Karena saya bahagia melihat aktivitas menyenangkan keluarga lain. Suatu saat nanti, keluarga seperti itulah yang akan saya miliki untuk keluarga yang akan saya bangun sendiri :)

♥dinadinc

Jumat, 15 Oktober 2010

OPEN RECRUITMENT.C'MON GUYSSSS!

DON'T MISS IT!
DANCER IS AN ATHLETE OF A GOD :)

fyi: TELKOM POLYTECHNIC'S STUDENT then do not forget to put your free style photo. adiossss

♥dinadinc

let past be a past.

I am not a prisoner of a past

this is "night-writing" that i make a sudden at this very moment. been long time since i wrote my last post. did you guys miss my post? oh sorry, am just too confident about it. what happened to my life lately? i experienced a lot lately then i'll divide into some posts.

brainstorming always happen anytime. mainly for myself. so far i appreciate what i've got. i heart my family with everything they gave to me, i heart my best friends, i heart my environment and heart everything which i haven't mentioned here. at least i tried to love everything.
guys, i don't know what should i write tonight. fyi, tonight is 11.45 p.m and i can't sleep at all. i can only write about what i feel and what i think tonight.

tonight i'm like a 15-year-old girl who is very still unstable. i have friend who said "someone is born from the past". is that true? whether i have it? i don't like not even willing to live in the shadow of the past. i tried to make the past as a valuable lesson, not to be used as a trauma. but i admit it was hard to continue to look forward without looking back. i still get closer to Allah swt. so i was given the strength to remain steadfast in carrying out day-to-day. Without reducing my gratitude towards to the past that i've experienced, especially for the bad or painful, i really hope i can stand alone or alive on the top of my shadow NOW and pursuing a shadow for my FUTURE.

♥dinadinc

Kamis, 02 September 2010

blah!

terasa sempit
jelas ini harus lebih dari sekedar ruang
lebih luas
lebih lepas
lebih bebas
lebih bisa bernapas

desahku melebur
doaku menyatu
hatiku?
... menghilang

♥dinadinc

Rabu, 18 Agustus 2010

for the love we used to share

One day in your life
You'll remember the love you found here
You'll remember me somehow
Though you don't need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You'll remember one day

(Michael Jackson - One Day In Your Life)

Pada saatnya, kamu akan ingat apa yang telah kamu lakukan
Kamu akan ingat apa yang terakhir kamu lakukan, padaku.
Aku yakin akan ada orang yang menyentuh wajahmu
Dan kamu pun akhirnya tersadar bahwa kamu melakukan kesalahan
Kamu pun teringat cinta yang pernah hangat aku berikan
Dan entah bagaimana, bayangan wajahku hadir dalam kesendirianmu
Menghela napas pun kamu tidak mampu
Air matamu jatuh satu persatu, di dalam hatimu
Kamu sadar bahwa kamu tidak akan membiarkan orang lain tau kondisimu
Sayangnya kamu rapuh.



♥dinadinc

Selasa, 17 Agustus 2010

1945 - 2010 (dan akan seterusnya)


Heran. Ada saja orang yang tidak ikut merayakan kemerdekaan ini
Heran. Ada saja orang yang tidak mengibarkan merah putih itu di depan (setidaknya) rumah mereka
Heran. Ada saja orang yang beralasan belum merasa merdeka di negara ini

Halo. Apa kalian pernah terpikirkan atau paling tidak membayangkan bagaimana semua pahlawan-pahlawan itu merebut kemerdekaan dengan taruhan nyawa?
Nyawa itu berharga, bung.
Mungkin kalau tidak ada para pejuang itu, kita tidak bisa menikmati kebebasan seperti ini.
Yang pria bisa terus maju dan wanita bisa terus berkarya.
Kalau memang ada yang merasa tidak terpuaskan dengan keadaannya sekarang, silakan saja.
Tapi paling tidak, ikutlah berbahagia untuk hari ini.
Enam puluh lima tahun yang lalu, pada saat bulan Ramadhan sama seperti hari ini, beribu-ribu warga dari bangsa ini merasakan euphoria menjadi bangsa yang berkedudukan di mata dunia.
Halo. Simpanlah sejenak rasa tidak puasmu.
Rasa tidak puasmu itu sebenarnya tertuju pada siapa?
Pada Indonesia? Saya rasa tidak.
Saya rasa itu tertuju pada orang-orang berdasi seperti yang berita-berita tayangkan.
Ayo. Mari keluarkan semangat kita.
Kalau bukan kita, siapa lagi?

Dan Google pun ikut merayakan Hari Kemerdekaan ini.
Selamat hari jadi ke 65.
Doa saya sebagai salah satu anak bangsa selalu menyertai.
Hidup Indonesia!


Kalah, Menang, dan Curang.


Perkenalkan nama kami Dina & Dito
Kalian tau Monopoli?

Inilah ngabuburit ala kami
Permainan yang menurut saya tradisional, tetapi ko namanya Monopoli Internasional yah?
Ohhh karena kompleknya berisikan negara-negara di seluruh dunia. yayayaaa
Entah kenapa, emosi kami juga ikut bermain dalam permainan ini
Tidak ada status hubungan, kalau kata Dito
Kalah ya kalah
Menang ya menang
Curang ya curang *ups

♥dinadinc

Senin, 16 Agustus 2010

when we met, we knew everything is chip. yeah!



SPOTTED IN CHOPA
ASIAN DELIGHTS & WESTERN CUISINE
SEMARANG, INDONESIA.

Satu hal yang saya suka dari kota kecil itu -- murah. Malam pertama di Semarang langsung saya habiskan bersama teman-satu-yayasan di Bandung. Sebut saja namanya Aditya Ananda, lelaki dengan gaya tersendiri. Disaat lelaki seumur kami (baca: 20 tahun) hobi memakai sneakers atau sejenisnya, tapi dia dengan santainya memakai pantofel kemana pun juga (mohon dikoreksi kalau salah. hehe). Malam itu kami langsung menuju sebuah restoran yang kami pikir mulanya itu adalah restoran es krim seperti yang ada di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Eh ternyata restoran itu lebih merekomendasikan Pancake dibanding menu lainnya.
Mari kita lihat harganya. Dan ternyata MURAH!
Murah untuk ukuran harga Jakarta karena saya berdomisili di Jakarta
Murah untuk ukuran Bandung karena saya mengeyam perkuliahan disana

Ada beberapa hal yang saya tangkap dari obrolan kami sepanjang malam itu. Saya jadi lebih memahami bahwa banyak sekali sudut pandang laki-laki yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya. Kata Adit saya banyak mengeluarkan quote malam itu. Hehe bukannya bermaksud dianggap dewasa, tetapi kata-kata atau quote itu mengalir dengan sendirinya. Betul juga kata Adit, bahwa "Kadang masalah sendiri belum tentu bisa dipecahkan oleh diri sendiri. Inilah untungnya sharing"

Sharing. Pengetahuan baru untuk arti kata makna sharing di dalam otak saya.
Kalau kalian, bagaimana?

♥dinadinc